1. Menurut Prof. Dr. John Dewey, pendidikan adalah suatu proses pengalaman.
Karena kehidupan adalah pertumbuhan, pendidikan berarti membantu pertumbuhan
batin tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan ialah proses menyesuaikan
pada tiap-tiap fase serta menambahkan kecakapan di dalam perkembangan
seseorang.
2. Menurut Prof. Herman H. Horn, pendidikan adalah proses abadi dari
penyesuaian lebih tinggi bagi makhluk yang telah berkembang secara fisk dan
mental yang bebas dan sadar kepada Tuhan seperti termanifestasikan dalam alam
sekitar, intelektual, emosional dan kemauan dari manusia.
3. Menurut Prof. H. Mahmud Yunus, pendidikan adalah usaha-usaha yang
sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak dengan tujuan peningkatan
keilmuan, jasmani dan akhlak sehingga secara bertahap dapat mengantarkan si
anak kepada tujuannya yang paling tinggi. Agar si anak hidup bahagia, serta
seluruh apa yang dilakukanya menjadi bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.
4. Menurut Ki Hajar Dewantara ( Bapak Pendidikan Nasional ), Pendidikan
yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya ialah
pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar
mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan
dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
5. Menurut H.Horne, pendidikan adalah proses yang terus
menerus ( abadi ) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagaimana makhluk manusia
yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan,
seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional, dan
kemanusiaan dari manusia.
B. DEVINISI IPS
1. Moeljono Cokrodikarjo mengemukakan bahwa IPS adalah perwujuda dari suatu
pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial.
2. Nu’man Soemantri
menyatakan bahwa IPS merupakan pelajaran ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan
untuk pendidikan tingkat SD, SLTP, dan SLTA.
3. S. Nasution
mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusi atau paduan sejumlah
mata pelajaran sosial.
C. DEVINISI PENDIDIKAN IPS
1. Menurut Somantri (2001)
(dalam sapriya 2007:109 berpendapat bahwa Pendidikan Ilmu Pengetahuan sosial
untuk tingkat Sekolah dasar dapat diartikan sebagai :
1) Pendidikan IPS yang
menekankan pada tumbuhnya nilai-nilai kewarganegaraan, moral ideologi negara
dan agama,
2) Pendidikan IPS menekankan
pada isi dan metode berpikir kelilmuan sosial,
3) Pendidikan IPS yang
menekankan pada “ reflektive inquiry “ dan
4) Pendidikan IPS yang
mengambil kebaikan-kebaikan dari butir 1,2,3 diatas.






0 komentar:
Posting Komentar