You can replace this text by going to "Layout" and then "Edit HTML" section. A welcome message will look lovely here.
RSS

Kamis, 06 Juni 2013

PENYAKIT SOSIAL

      Penyakit oial merupakan bentuk kebiasaan berprilaku dalam warga maysarakat yang tidak sesuai dengan nilai dan norma sosial yang berpengaruh terhadap kehidupan warga masyarakat.
      Penyakit sosial mmelliputi : minum minuman keras , berjudi , menyalah gunakan narkoba,penyakit HIP?AIDS , kenakalan remja  dan prilaku penyimpangan lainnya.
Munculnya penyebaran penyakit ssosial di pengaruhi oleh kessulitan komunikasi , adanya perbedaan dalam tingkah laku , individu tidak memiliki konsep diri, dan karena unsur-uunsur budaya , seperti ekonomi , agama, dan organisasi kebudayaan.
      Faktor penyebab trjadinya penyakit sosialada 2 yaitu:
1.      Factor intrinsic  : seperti intelegensi,jennies kelamin umur, dan kedudukan dalam keluarga.
2.      Factor ekstrinsik : seperti keluarga masyarakat, pergaulan dan media masa.
      Dengan mempelajari penyakit sosial kita dapat mengetahui berbagai penyakit sosial  di masyarakat yang merupakan akibat penyimpangan sosial dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Keluarga dan masya rakat merupakan lingkkunga sosial yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap munculnya penyakit sosial. Proses sosialisasi yang tidak sempurna dan pengaruh kebudayaan masyarakat yang menyimpang baik dalam keluarga maupun masyarakat adalah factor utama penyebab muncuulnya penyakit sosial.
      Penyakit sosial ttidak kan muncul apabila masing-masing individumapu menjalankan peran sesuia dengan kedudukannya secara baik dan bertanggung jawab.disamping itu pembelajaran norma dan nilai juga harus dilaksanakan secara baik dan berkesinambungan . seorang individu yang tidak mampu menyerap norma dan nilai-nilai kebbudayaan kedalam kepribadiannya , maka ia tidak dapat membedakan mana yang baik dan pantas dan mana yany burukdan tidak pantas. Keadaan yang demikian tersebut terjadi akibat dari proses sosialisasi yang tidak sempurna , misalnya seorang anak yang tumbuh dalam keluarga yang broken home atau anak yang tumbuh dilingkungan prostitusi, dan yang lain-lain.
Oleh kaerena itu, hendaknya kita harus menyiapkan ketahanan individu masing-masing agar tehindar dari penyakit sosial. Adapun usaha yang dapat kita lakukan adalah dengan memperkuat ilmu pengetahuan dan ilmu  agama individu, membina hubungan harmonis antar sesama baik dalam keluarga maupun masyarakat , serta memperkuat kepatuhan kita terhadap norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat.

PENYIOMPANGAN SOSIAL DAN UPAYA PENCEGAHNNYA.
      Penyimpanga sosial adalah segala bentuk sikap  prilaku seseorang atau kelompok orang yang tidak sesuai denagan denga nilai dan norma yang berlaku sossial pada umumnya. Penyimpangan ssosial merupakan prilaku yang mengganggu terbentuknya keteraturan sosial . bentuk penyimpangan anatara lain :
1.      Penyimpangan primer adalah penyimpangan sosial yang bersifat temporer atau sementara dan hanya menguasai sebagian kecil kehidupan seseoarang.
2.      Penyimpangan sekunder adalah perbuatan yang di lakukan secara khas memperlihatkan prilaku penyimpangan dan secara vumum dikenal sebagai orang yang menyimpang, karena sering melakukan tindakan yang meresahkan orang lain.
3.      Penyimpangan kelompok merupakan penyimpangan yang dilakukan secara kolektif dengan cara melakukan kegiatan yang mennyimoang dari norma masyarakat yang berlaku.
4.      Penyimpangan individu meupakn bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang dengan melakukan tndakan yang tidak sesuai dengan norms-norms ysng telsh mspsn dsn nysta-nyata menolak norma tersebut
      Sifat-sifat penyimpangan :
1.      Penyimpangan paitif adalah bentuk penyimpangan yang mempunyai dampak positif karena mengan dung unsure inovatif,kreyatif , dan memperkaya alternative.
2.      Penyimpangan negative  merupakan bentuk penyimpangan yang cenderung bertidak kearah nilai-niali oial yang  dipandang rendah dan berakibat buruk.

      Penyimpangan sosial dapat terjadi karena berbagai factor penyebab , bisa berasal dari diri sendiri dan bisa karena pengaruh dari luar. Cara paling tepat untuk mengatasi penyimpangan sosial adalah melakukan tindakan  penceghan atau preventif yang dilakukan oleh keluarga maupun masyarakat. Dengan mempelajari penyimpangan sosial  kita menjadi makin tahu bahwa peran keluarga dan masyaraklat sangat besar dalam mencegah munculnya penyimpangan sosial . keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi seorang anak untuk belajar dan bersosialisasi . m elalui keluarga anak mulai diperkenalkan dengan nial;aid an norma yang harus dipatuhinya. Adapun masyarakat berperan sebagai control sosial bagi prilaku individu di dalamnya.alat control sosial yang digunakan masyarakat adalah nilai dan norma. Dengan nialai dan norma , masyarakat dapat menilai apakah perbuatan seorang individu itu baik atau buruk , pantas atau tidak pantas . bahkan dengan nilai dan norma masyarakat juga dapat menjatuhkan sanksi bagi yang melanggar. Maka dari itu sebagai individu yang merupakan bagian dari keluarga sdan masyarakat  hendaklah memenuhi segala nilai dan nnorma yang berlaku dalam masyarakat agar kita tidak  di anggap sebagai pribadi yang menyimpang.

HUBUNGAN SOSIAL
      Hubungan sosial adalah hubungan yang dinamis yang menyangkut hubungan antar invidu, antarkelompok, dan antar individi dengan kelompok. Hubungan sosial akan berlangsung jika terjadi adanya kontak sosial dan komunikasi.ciri-ciri terjadinya hubungan sosial antara lain:
1.      Ada pelaku lebih dari Satu
2.      Ada tujuan-tujuan tertentu
3.      Ada komunikasi antar pelaku dengan memakai symbol-simbol dalam bentuk bahasa lisan maupun bahasa isarat
4.      Ada dimensi waktu (masa lalu. Sekarang , dan masa yang akan dating.)
Hubungan sosial dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
1.      Proses asosiatif : akomodasi kerja sama dan asimilasi
2.      Proses disosiatif :persaingan , pertentangan dan kontravensi
 Keduanya membawa dampak dalam kehidupan.

PRANATA SOSIAL
Pranata ssosial adalah suatu siste tata kelakuan dan hubunnga yang berpusat kepada aktivitas-aktifitas untuk memennnuhhi konfeks-konfleks kebutuhan kusus dalam kehidupan masyarakat. Fungsi pranata sosial antara lain menjaga kebuthan masyarakat , memberikan pegangan pada masyarakat untuk mengadakan system pengendalian sosial , member pedoman pada masyarakat bagai mana mereka harus bertingkah laku atau bersikap dalam menghadapi masalah dalam  masyarakat terutama yang menyangkut kebutuhan-kebutuhan.
      Ciri-ciri pranata sosial antara lain : memilki lambing-lambang sebagai cirri khasnya, memilki tingkat kekekalan tertentu, memilki tradisi tertulis maupun tidak tertulis , merupakan suatu system pola pemikiran dan pola tingkah laku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatan , memilki satu atau beberapa tujuan, memilki alat-alat pelengkap yang digunakn untuk merncapai tujuan lembaga yang bersangkutan. Jennies- jennies pranata sosial yaitu pranata agama,pendidikankeluarga, politik, ekonnomi.

PENGENDALIAN SOSIAL
      Pengendalian sosial adalah cara yang di lakukan untuk menjaga agar keteraturan sosial tetap terjaga . pengendalian sosial bertujuan :
1.      Agar dapat terwujud keserasian dan ketentramman dalam masyarakat
2.      Agar pelaku penyimpangan dapat kembali mematuhi nnnorma-norma yang berlaku.
3.      Agar masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku baik dengan kesadaran sendiri maupun dengan paksaan.
      Fungsi pengendalian sosial mempertebal keyakinan masyarakat terhadap nnorma sosial, memberikan imbalan kepada warga yang menaati norma , mengembangkan rasa malu, mengembangkan rasa takut daan menciptakan system hukum.
Menurut tujuannya pengendalian sosial dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : kreatif, regulative, dan eksploratif.Jika ditinjau dari aspek pelaksanaannya  teknik/cara pengendalian sosial dapat dengan cara kompuli, pervasi, persuasive, dan koersif.Mennurut sifatnay pengendalian sosial dibedakan dalam bentuk preventif,represif,dan gabungan   preventif dan represif.
Pengendalian sosial dapat ilakukan dalam bentuk teguran, hukuman, pengucilan, gosif, dan lain-lain.Jenis-jenis lembaga  pengendalian sosaial bisa berupa keluarga , kepolisian , pengadilan, dan tokoh masyarakat.

Sumber :Sudarmi sri. 2008. Galeri pengetahuan sosial terpadu.jakarta.pusat perbukuan departemen pendidikan nasional

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar