Penyakit oial merupakan bentuk kebiasaan berprilaku dalam warga
maysarakat yang tidak sesuai dengan nilai dan norma sosial yang berpengaruh
terhadap kehidupan warga masyarakat.
Penyakit sosial mmelliputi : minum minuman keras , berjudi ,
menyalah gunakan narkoba,penyakit HIP?AIDS , kenakalan remja dan prilaku penyimpangan lainnya.
Munculnya penyebaran
penyakit ssosial di pengaruhi oleh kessulitan komunikasi , adanya perbedaan
dalam tingkah laku , individu tidak memiliki konsep diri, dan karena
unsur-uunsur budaya , seperti ekonomi , agama, dan organisasi kebudayaan.
Faktor penyebab trjadinya penyakit sosialada 2 yaitu:
1. Factor
intrinsic : seperti intelegensi,jennies
kelamin umur, dan kedudukan dalam keluarga.
2. Factor
ekstrinsik : seperti keluarga masyarakat, pergaulan dan media masa.
Dengan mempelajari penyakit sosial kita dapat mengetahui
berbagai penyakit sosial di masyarakat
yang merupakan akibat penyimpangan sosial dalam lingkungan keluarga dan
masyarakat. Keluarga dan masya rakat merupakan lingkkunga sosial yang memiliki
pengaruh sangat besar terhadap munculnya penyakit sosial. Proses sosialisasi
yang tidak sempurna dan pengaruh kebudayaan masyarakat yang menyimpang baik
dalam keluarga maupun masyarakat adalah factor utama penyebab muncuulnya
penyakit sosial.
Penyakit sosial ttidak kan muncul apabila masing-masing
individumapu menjalankan peran sesuia dengan kedudukannya secara baik dan
bertanggung jawab.disamping itu pembelajaran norma dan nilai juga harus
dilaksanakan secara baik dan berkesinambungan . seorang individu yang tidak
mampu menyerap norma dan nilai-nilai kebbudayaan kedalam kepribadiannya , maka
ia tidak dapat membedakan mana yang baik dan pantas dan mana yany burukdan
tidak pantas. Keadaan yang demikian tersebut terjadi akibat dari proses
sosialisasi yang tidak sempurna , misalnya seorang anak yang tumbuh dalam
keluarga yang broken home atau anak yang tumbuh dilingkungan prostitusi, dan
yang lain-lain.
Oleh kaerena itu,
hendaknya kita harus menyiapkan ketahanan individu masing-masing agar tehindar
dari penyakit sosial. Adapun usaha yang dapat kita lakukan adalah dengan
memperkuat ilmu pengetahuan dan ilmu
agama individu, membina hubungan harmonis antar sesama baik dalam
keluarga maupun masyarakat , serta memperkuat kepatuhan kita terhadap norma dan
nilai yang berlaku dalam masyarakat.
PENYIOMPANGAN
SOSIAL DAN UPAYA PENCEGAHNNYA.
Penyimpanga sosial adalah segala bentuk sikap prilaku seseorang atau kelompok orang yang
tidak sesuai denagan denga nilai dan norma yang berlaku sossial pada umumnya.
Penyimpangan ssosial merupakan prilaku yang mengganggu terbentuknya keteraturan
sosial . bentuk penyimpangan anatara lain :
1. Penyimpangan
primer adalah penyimpangan sosial yang bersifat temporer atau sementara dan
hanya menguasai sebagian kecil kehidupan seseoarang.
2. Penyimpangan
sekunder adalah perbuatan yang di lakukan secara khas memperlihatkan prilaku
penyimpangan dan secara vumum dikenal sebagai orang yang menyimpang, karena
sering melakukan tindakan yang meresahkan orang lain.
3. Penyimpangan
kelompok merupakan penyimpangan yang dilakukan secara kolektif dengan cara
melakukan kegiatan yang mennyimoang dari norma masyarakat yang berlaku.
4. Penyimpangan
individu meupakn bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang dengan
melakukan tndakan yang tidak sesuai dengan norms-norms ysng telsh mspsn dsn
nysta-nyata menolak norma tersebut
Sifat-sifat penyimpangan :
1. Penyimpangan
paitif adalah bentuk penyimpangan yang mempunyai dampak positif karena mengan
dung unsure inovatif,kreyatif , dan memperkaya alternative.
2. Penyimpangan
negative merupakan bentuk penyimpangan
yang cenderung bertidak kearah nilai-niali oial yang dipandang rendah dan berakibat buruk.
Penyimpangan sosial dapat terjadi karena berbagai factor
penyebab , bisa berasal dari diri sendiri dan bisa karena pengaruh dari luar.
Cara paling tepat untuk mengatasi penyimpangan sosial adalah melakukan
tindakan penceghan atau preventif yang
dilakukan oleh keluarga maupun masyarakat. Dengan mempelajari penyimpangan
sosial kita menjadi makin tahu bahwa
peran keluarga dan masyaraklat sangat besar dalam mencegah munculnya
penyimpangan sosial . keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi
seorang anak untuk belajar dan bersosialisasi . m elalui keluarga anak mulai
diperkenalkan dengan nial;aid an norma yang harus dipatuhinya. Adapun
masyarakat berperan sebagai control sosial bagi prilaku individu di
dalamnya.alat control sosial yang digunakan masyarakat adalah nilai dan norma.
Dengan nialai dan norma , masyarakat dapat menilai apakah perbuatan seorang
individu itu baik atau buruk , pantas atau tidak pantas . bahkan dengan nilai
dan norma masyarakat juga dapat menjatuhkan sanksi bagi yang melanggar. Maka
dari itu sebagai individu yang merupakan bagian dari keluarga sdan masyarakat hendaklah memenuhi segala nilai dan nnorma
yang berlaku dalam masyarakat agar kita tidak
di anggap sebagai pribadi yang menyimpang.
HUBUNGAN
SOSIAL
Hubungan sosial adalah hubungan yang dinamis yang menyangkut
hubungan antar invidu, antarkelompok, dan antar individi dengan kelompok.
Hubungan sosial akan berlangsung jika terjadi adanya kontak sosial dan
komunikasi.ciri-ciri terjadinya hubungan sosial antara lain:
1. Ada
pelaku lebih dari Satu
2. Ada
tujuan-tujuan tertentu
3. Ada
komunikasi antar pelaku dengan memakai symbol-simbol dalam bentuk bahasa lisan
maupun bahasa isarat
4. Ada
dimensi waktu (masa lalu. Sekarang , dan masa yang akan dating.)
Hubungan sosial dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
1. Proses
asosiatif : akomodasi kerja sama dan asimilasi
2. Proses
disosiatif :persaingan , pertentangan dan kontravensi
Keduanya
membawa dampak dalam kehidupan.
PRANATA SOSIAL
Pranata
ssosial adalah suatu siste tata kelakuan dan hubunnga yang berpusat kepada
aktivitas-aktifitas untuk memennnuhhi konfeks-konfleks kebutuhan kusus dalam
kehidupan masyarakat. Fungsi pranata sosial antara lain menjaga kebuthan
masyarakat , memberikan pegangan pada masyarakat untuk mengadakan system
pengendalian sosial , member pedoman pada masyarakat bagai mana mereka harus
bertingkah laku atau bersikap dalam menghadapi masalah dalam masyarakat terutama yang menyangkut
kebutuhan-kebutuhan.
Ciri-ciri pranata sosial antara lain :
memilki lambing-lambang sebagai cirri khasnya, memilki tingkat kekekalan
tertentu, memilki tradisi tertulis maupun tidak tertulis , merupakan suatu
system pola pemikiran dan pola tingkah laku yang terwujud melalui aktivitas
kemasyarakatan , memilki satu atau beberapa tujuan, memilki alat-alat pelengkap
yang digunakn untuk merncapai tujuan lembaga yang bersangkutan. Jennies- jennies
pranata sosial yaitu pranata agama,pendidikankeluarga, politik, ekonnomi.
PENGENDALIAN
SOSIAL
Pengendalian sosial adalah cara yang di
lakukan untuk menjaga agar keteraturan sosial tetap terjaga . pengendalian
sosial bertujuan :
1. Agar
dapat terwujud keserasian dan ketentramman dalam masyarakat
2. Agar
pelaku penyimpangan dapat kembali mematuhi nnnorma-norma yang berlaku.
3. Agar
masyarakat mau mematuhi norma-norma sosial yang berlaku baik dengan kesadaran
sendiri maupun dengan paksaan.
Fungsi pengendalian sosial mempertebal keyakinan masyarakat
terhadap nnorma sosial, memberikan imbalan kepada warga yang menaati norma ,
mengembangkan rasa malu, mengembangkan rasa takut daan menciptakan system
hukum.
Menurut tujuannya
pengendalian sosial dapat dibedakan menjadi 3 yaitu : kreatif, regulative, dan
eksploratif.Jika ditinjau dari aspek pelaksanaannya teknik/cara pengendalian sosial dapat dengan
cara kompuli, pervasi, persuasive, dan koersif.Mennurut sifatnay pengendalian
sosial dibedakan dalam bentuk preventif,represif,dan gabungan preventif
dan represif.
Pengendalian sosial
dapat ilakukan dalam bentuk teguran, hukuman, pengucilan, gosif, dan lain-lain.Jenis-jenis
lembaga pengendalian sosaial bisa berupa
keluarga , kepolisian , pengadilan, dan tokoh masyarakat.
Sumber :Sudarmi sri.
2008. Galeri pengetahuan sosial
terpadu.jakarta.pusat perbukuan departemen pendidikan nasional






0 komentar:
Posting Komentar